SUMEDANG jwgroupnews – Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, secara resmi telah meluncurkan maskot bernama “Ucil” (Ubi Cilembu), salah satu inovasi kreatif dalam mendekatkan diri dengan masyarakat, digelar di Gedung Serbaguna Mako polres Sumedang, Selasa ( 27/1/2025).
Acara berlangsung dipimpin Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., dan dihadiri berbagai elemen Masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh Masyarakat, unsur Pemerintah daerah, pelaku usaha (UMKM), Akademisi, Pelajar, Organisasi kepemudaan juga kelompok tani serta tamu undangan lainnya.
Maskot UCIL diinisiasi sebagai upaya memperkuat identitas lokal Ubi Cilembu yang telah lama menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Sumedang. Melalui pendekatan kreatif dan edukatif, Polres Sumedang ingin mengangkat potensi pertanian lokal agar semakin dikenal luas, sekaligus berkontribusi pada program ketahanan pangan nasional.
Peluncuran cukup meriah dan penuh makna. Rangkaian acara tersebut diisi dengan pertunjukan seni tari tradisional, pemutaran video dan edukasi pengenalan maskot Ucil, sekaligus prosesi Grand Launching Maskot Ucil Polres Sumedang. Sambutan para tokoh juga tamu undangan lainnya begitu antusiasnya menyambut Momentum tersebut, yang dirangkai dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama antar lintas sektor.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga sebagai penggerak sosial dan ekonomi.
“Ucil bukan sekedar ikon visual, tetapi simbol komitmen Kami untuk hadir secara humanis, Kami ingin menegskan bahwa Polri tumbuh dari Masyarakat dan menyatu dengan budaya lokal,” ungkap Sandityo Mahardika.
“Kami berharap Ucil dapat menjadi media komunikasi yang positif, khusus bagi anak-anak dan generasi muda bisa memberikan edukasi dan pembinaan kepada kelompok masyarakat, termasuk pemberdayaan mantan pelaku premanisme agar memiliki keterampilan produktif melalui pertanian Ubi Cilembu,” tuturnya.

Diakhiri acara kegiatan tersebut turut disertai aksi peduli berupa penggalangan donasi kemanusiaan bagi korban banjir di Sumatra. Langkah ini menjadi wujud empati dan solidaritas polres Sumedang terhadap sesama yang terdampak kena bencana.
(Red*/Hni)



