KABUPATEN TANGERANG jwgroupnews – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sukses digelar di Kantor DPC PKB Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Banten pada Jum’at (10/4/2026) Siang.
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal hadir memimpin sidang pemilihan calon Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, musyawarah cabang berjalan dengan baik. Walaupun ada sedikit riak, hal itu wajar karena Muscab ini bertujuan mencari pemimpin terbaik,” ujar Cucun usai memimpin sidang muscab kepada wartawan.
Selain itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, M. Nur Kholis, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muscab berjalan dengan lancar meski diwarnai dinamika internal.
Ia menegaskan bahwa dinamika yang terjadi justru menjadi bukti tingginya antusiasme kader dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.
“Dinamika dalam Musyawarah Cabang adalah hal yang biasa. Ini menunjukkan bahwa seluruh kader ingin menghadirkan pemimpin terbaik untuk DPC PKB Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Muncul Sejumlah Nama Bacalon Ketua
Terkait penjaringan calon ketua, Kholis mengungkapkan bahwa terdapat sembilan nama yang telah disahkan sebagai bakal calon Ketua DPC PKB.
“Sebanyak sembilan calon telah disahkan dalam Muscab. Lima orang berasal dari hasil penjaringan dan pemetaan yang dilakukan DPW dan DPP, sementara empat lainnya diusulkan langsung oleh PAC dalam forum Muscab,” pungkasnya.
Sempat Diwarnai Aksi Protes
Acara tersebut sempat diwarnai kericuhan aksi protes dari sejumlah pengurus atau kader yang meneriakkan perubahan. Beberapa orang yang teriak itu terlihat membentangkan spanduk protes. Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) segera bertindak sigap meredam gejolak.
Ketegangan memuncak saat sejumlah pengurus tingkat kecamatan (PAC) menyuarakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan petahana dan menuntut regenerasi total di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Abdul Rosyid yang mengaku sebagai Dewan Syuro PAC PKB Kecamatan Kelapa Dua, menjadi salah satu sosok yang vokal menyuarakan kegelisahan akar rumput.
Di tengah situasi yang tegang, ia menegaskan bahwa desakan perubahan ini bukanlah tanpa alasan.
Menurutnya, selama ini kader di tingkat bawah hanya dijadikan alat politik tanpa adanya timbal balik yang nyata bagi pengembangan organisasi.
“Kami mengusulkan kepada DPP, mudah-mudahan DPP mendengar aspirasi kami yang ingin adanya perubahan pemimpin baru di DPC Kabupaten Tangerang. Karena kita akar rumput hanya dijadikan ujung tombak, tapi tidak ada kontribusi nyata bagi kami di bawah,” tegas Abdul Rosyid di lokasi Muscab.
(Red*/Ims)



