JAKARTA jwgroupnews – Pada Tanggal, 8 Mei 2026 Kelas memasak dan talkshow bersama Martin Natadipraja menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian MoreFood Expo Indonesia 2026 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran pada 7–10 Mei 2026.
Pameran tersebut merupakan bagian dari rangkaian expo industri makanan dan bisnis yang berfokus pada produk serta bahan pangan Asia, khususnya Tiongkok, untuk pasar kuliner dan katering di Indonesia. Berbagai produk dipamerkan, mulai dari hasil segar, bahan saus dan bumbu, hingga makanan ringan dan produk siap olah.
Dalam sesi yang digelar pada Jumat (08/05) di panggung utama, Chef Martin memperagakan dua hidangan khasnya, yaitu Scallion Steamed Prawn dan Sichuan Mala Chicken. Selain demonstrasi memasak, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif bersama pengunjung.
Pada hidangan pertama, Chef Martin menunjukkan proses pembuatan Scallion Steamed Prawn menggunakan udang, tofu telur, dan sohun sebagai bahan utama. Ia menjelaskan teknik dasar seperti pemotongan jahe tipis untuk mengurangi aroma amis pada seafood, serta pentingnya membersihkan udang dengan baik sebelum dimasak.
Dalam penjelasannya, ia juga membahas pemilihan jenis seafood yang cocok untuk teknik kukus. Menurutnya, ikan berdaging putih seperti kakap atau cod lebih sesuai dibandingkan ikan air tawar atau ikan dengan banyak duri.
Selama proses memasak, Chef Martin turut menjawab pertanyaan pengunjung terkait persiapan sohun, pemilihan bahan, hingga alternatif pengganti udang seperti cumi atau ikan laut.
Pada sesi kedua, Chef Martin memperkenalkan Sichuan Mala Chicken, hidangan ayam goreng berbumbu khas Sichuan yang menggunakan mala peppercorn. Ia menjelaskan bahwa sensasi rasa “kebas” dari lada mala berbeda dengan rasa pedas cabai Asia Tenggara yang lebih tajam di bagian depan lidah.
Demonstrasi mencakup proses marinasi ayam, teknik pelapisan tepung agar tekstur tetap renyah, hingga metode menggoreng dua tahap untuk menghasilkan hasil akhir yang lebih garing.
Ia juga menjelaskan penggunaan berbagai saus dan bumbu khas Tiongkok seperti light soy sauce, dark soy sauce, dan cuka hitam Tiongkok dalam membangun profil rasa masakan.
Dalam sesi tanya jawab lanjutan, pengunjung menanyakan ketahanan makanan setelah dimasak, penggunaan rempah tambahan, hingga perbedaan antara kecap asin terang dan kecap asin gelap dalam masakan Tiongkok.
Chef Martin menjelaskan bahwa dark soy sauce memiliki warna lebih pekat dengan rasa yang lebih ringan, sedangkan light soy sauce cenderung lebih asin dan umum digunakan sebagai dasar bumbu masakan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama peserta. Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari pengunjung yang mengikuti demonstrasi memasak hingga akhir acara.
Kelas memasak ini sekaligus menjadi sarana pengenalan teknik dan cita rasa kuliner Tiongkok kepada masyarakat umum, khususnya pelaku industri makanan dan pengunjung expo yang tertarik pada masakan Asia.
(Red*/Auf)



