KABUPATEN TANGERANG jwgroupnews – Team Gabungan Polsek Mauk, Anggota Pol Air Polresta Tangerang, Damkar, BNBP dan petugas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Tangerang, Banten berhasil menemukan korban yang tenggelam di Kali Ciracab pada Jumat (2/1/2026) siang.
Menurut keterangan Kapolsek Mauk, AKP Subarjo, S.H., M.Si., melalui pesan singkat kepada jurnalis menjelaskan bahwa korban ditemukan siang hari.
“Untuk korban yang tenggelam sudah di ketemukan pada hari Jumat Tanggal 02 Januari 2026 jam 12:10 WIB oleh team Gabungan Polsek Mauk, Anggota Pol air Polresta Tangerang, Damkar, BNBP dan petugas TPA Jatiwaringin,” tulis Kapolsek Mauk.
Kapolsek Mauk menjelaskan korban ditemukan di kali dekat TPA Jatiwaringin.
“Korban tenggelam ditemukan di kali Cirarab Jatiwaringin Mauk ga jauh dari Lokasi kejadian dekat TPA Jatiwaringin,” tambahnya.
Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan terkait identitas korban tenggelam.
“Korban diketahui bernama Ahyar usia 28 Tahun, pekerjaan buruh harian lepas, alamat Kp. Gintung RT. 01/05 Desa Gintung Kec. Sukadiri Kab. Tangerang,” ungkapnya.
Terkait informasi yang beredar bahwa korban adalah salah satu pengedar obat keras (tramadol/eximer). Diketahui sebelumnya terjadi penggerebekan yang dilakukan oleh ormas kepada pelaku peredaran obat keras (tramadol/eximer) sehingga terjadilah insiden dua orang yang ditersangkakan sebagai penjual obat tersebut kabur. Salah satunya menceburkan diri di kali dekat lokasi penggerebekan. Kapolsek Mauk menjawab dengan nada diplomatis.
“Kiranya Mhn sabar pak… Kita lakukan penyelidikan lanjutan terhadap informasi Ormas dimaksud… Namun kemaren kita fokus terhadap jenazah yang belum ketemu dan alhamdulillah ketemu oleh team gabungan…,” tulis Kapolsek Mauk dalam pesan singkatnya.
Menurut informasi dari masyarakat terkait penggerebekan tersebut jurnalis mendapatkan keterangan bahwa sudah ada ketua ormas yang dimintai keterangan oleh Polsek Mauk.
“Ketua ormas itu sudah diminta keterangannya oleh polisi (Polsek Mauk),” ujar nara sumber yang tidak ingin namanya disebutkan.

Kapolsek Mauk merespon bahwa terkait dengan penggerebekan, dirinya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi sedang mengumpulkan data dan informasi lengkapnya. Sedang dalam proses penyelidikan.
“Akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek Mauk.
(Red*/Ims)



