SUMEDANG jwgroupnews – Menjelang perayaan Ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Sumedang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Aula Tribrata Polres Sumedang, Kamis (18/12/2025).
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika melalui Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, S.H., M.H., pengamanan Nataru melibatkan kolaborasi lintas sektor dengan fokus pada kesiapan personel, standar operasional prosedur (SOP), serta sinergi pelayanan di lapangan.
“Kami berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait, terutama dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat. Mengingat saat ini musim penghujan, kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pohon tumbang, hingga angin puting beliung juga menjadi perhatian utama,” ujar Awang kepada awak media.
Ia menyebutkan, salah satu titik rawan yang menjadi perhatian khusus adalah KM 177 Tol Cisumdawu yang saat ini masih dalam tahap perbaikan.
“Kami mengimbau para pemudik dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut. Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari titik-titik rawan bencana, terutama saat hujan,” katanya.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan Nataru, Polres Sumedang menyiagakan sebanyak 642 personel. Selain itu, telah disiapkan total 46 pos yang tersebar di berbagai wilayah.
“Rinciannya, terdapat dua pos pelayanan, delapan pos pengamanan, dan 33 pos pengaturan lalu lintas. Pos terpadu dipusatkan di Terminal Tipe A Ciakar,” jelas Awang.
Adapun pos pengamanan ditempatkan di sejumlah titik strategis, antara lain Jatinangor, Cimanggung, Wado, Binokasih, Tanjungsari, Situraja, Jatigede, Cimalaka, Tomo, serta rest area Tol Cisumdawu KM 203 A.
Awang menambahkan, pada jalur rawan seperti kawasan Cadas Pangeran, juga ditempatkan personel gabungan dari BPBD dan Perhutani.
“Kendaraan dan personel sudah diplotting di setiap pos pengamanan. Jika terjadi bencana atau kejadian menonjol, pergeseran personel ke lokasi dapat dilakukan dengan cepat,” pungkasnya.
(Red*/Hni)




