Jakarta, jwgroupnews ;-
Wadah Pergerakan yang sengaja dibentuk sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Kepengurusan Pusat Partai Gelora Indonesia yakni Pusat Solidaritas Palestina (PSP Gelora Indonesia).
Sejak di dirikan dan di kukuhkan dalam agenda Pengukuhan sekaligus Pelantikan DPP PSP Gelora di Grand Kemang pada awal februari 2025 yang lalu, maka PSP di bawah Komando Tengku Zulkifli Usman sebagai Ketua, terus melakukan konsolidasi untuk memperkuat dan memperkaya beragam Pemikiran, Argumentasi, Statemen yang berasal dari segenap Personalia yang dengan sadar dan berpartisipasi dalam Wadah PSP.
Tengku menyatakan bahwa PSP ini bersifat terbuka dan bagi siapa saja, asal memiliki kesamaan Pandangan untuk Menunjukkan Solidaritas untuk Palestina, maka PSP dengan senang hati bersahabat dan mempersilahkan untuk bergabung, karena esensi dari wadah ini adalah Perjuangan Maksimal untuk menyuarakan Kemerdekaan Bagi Bangsa Palestina dalam berbagai cara dan pendekatan.
PSP memiliki sebua rule perjuangan yang antara lain; Menjadikan Narasi Baru bagi Kemerdekaan Palestina yang mengedepankan Tema Kemanusiaan sebagai landasan berpikirnya.
Selain itu, Tengku selaku Ketua PSP juga merekrut Para Ketua Divisi untuk membentuk paling tidak Tiga Bidang Departemen guna mempertajam perjuangan dalam ruang lingkup spesifikasi bidang yang menjadi wadah ekspresi ditengah publik nasional maupun internasional.
Saya berharap ada sebuah kekuatan besar dalam membangun Narasi Baru bagi Perjuangan Kemerdekaan Palestina yang secara langsung berdampak terhadap proses diplomasi guna mewujudkan Kemerdekaan dimaksud, jadi bukan sekedar “Selamatkan Palestina”, namun mentargetkan “Kebebasan untuk Palestina”, tegas Tengku Zulkifli Usman yang juga salah satu Personalia Aktif Di Bidang Kajian Geopolitik dan Geostrategis.

Menambahkan Pernyataan Ketua PSP (Tengku), pada sesi yang sama Ple Priatna mengaku senang dan sangat bersemangat, dalam Wadah PSP ini dan siap membantu semaksimal mungkin sesuai dengan “Keahlian dan Pengalamannya”, mengingat dirinya pernah aktif bekerja di Kemenlu RI selama lebih dari 30 Tahun, dan tercatat sebagai Salah Satu Diplomat Senior yang dimiliki Indonesia.
Dimasa Purna Tugasnya, Wadah Pusat Solidaritas Palestina menjadi tempat berlabuhnya untuk terus melanjutkan pengabdiannya kepada bangsa bangsa di Dunia, sehingga dirinya bersedia menjadi Diplomat yang di rekomendasikan oleh PSP kedepannya.
Saya tergerak untuk ikut aktif menyuarakan Kemerdekaan Palestina, sudah sejak lama… dan saat ini, saya bergabung dengan Pak Tengku dalam wadah PSP Gelora Indonesia, karena saya melihat wadah ini akan menjadi Efektif guna aktualisasi perjuangan, mengingat jalurnya yang langsung berinteraksi dengan Wakil Menteri aluar Negeri yang mengurusi berbagai negara di Timur Tengah serta Dunia Islam, papa Ple Priatna selaku Ketua Divisi Diplomasi dan Advokasi di PSP Gelora Indonesia.
Pada sesi pertemuan untuk Konsolidasi Jajaran kepengurusan PSP hadir Para Ketua Divisi yakni ; Oebay Oebaidillah Divisi Kerjasama Antar Lembaga, Ple Priatna dan Dwiki Divisi Diplomasi dan Advokasi, Dr.Deni dan Dimas divisi Penggalangan, Rana Divisi Kamoanye Digital dan Ali Nasrullah Divisi Komunikasi dan Publikasi, yang juga menghadirkan beberapa personalia kompeten yang siap bergabung dalam wadah perjuangan PSP, yakni : Bhiksu Dr. Jimmu Gunabhadra selaku Ketua Umum Sangha Mahayana Indonesia, Jalaludin sebagai Ketua Loka Phala Dharma Nusantara dan Salah satu Maestro Seni Budaya dan Penggiat Kemerdekaan Berpikir Yudhi “Bayong” Purwanto.
Sebagai Pernyataan Pamungkas, Ketua PSP Tengku Zulkifli Usman menyatakan bahwa PSP siap bergerak dan akan terus membuka diri bagi segenap Sahabat Pergerakan yang memiliki Kepedulian dan Nilai Perjuangan yang sama untuk membantu mewujudkan Kemerdekaan Bagi Palestina, Kinerja Diplomatik dan Narasi Baru dalam Komunikasi dan Publikasi, akan menjadi kinerja utama kedepannya, ujar Tengku menyimpulkan.
Acara Konsolidasi Pengurus PSP yang dimulai sejak Pukul 16.00 kemudian diakhiri dengan agenda Buka Puasa Bersama, Shollat Maghrib Berjama’ah dan Ramah Tamah dalam nuansa kekeluargaan yang sangat hangat.




