www.media-istana.id
Sumedang Jawa Barat
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (20/1/2025). Rencana kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Sumedang ini, dibahas dalam rapat persiapan kunjungan Presiden RI, yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang di Ruang Cakrabuana, Pusat Pemerintahan Sumedang, pada Jumat, 17 Januari 2025.
Menurut rencana, kunjungan Presiden Prabowo ke Kabupaten Sumedang ini, dalam agenda peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede.
Seperti diungkapkan Penjabat Bupati Sumedang H. Yudia Ramli, usai memimpin rapat persiapan agenda kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Kabupaten Sumedang, bersama sejumlah stakeholder terkait. “Barusan kami telah melaksanakan rapat persiapan, untuk menyambut kedatangan Bapak Presiden Prabowo ke Kabupaten Sumedang. Sesuai rencana, kunjungan Pak Presiden ke Sumedang ini diagendakan pada Hari Senin, 20 Januari 2025. Beliau rencananya akan meresmikan PLTA Jatigede,” kata Yudia Ramli.
Guna mendukung kelancaran agenda peresmian PLTA Jatigede di Kabupaten Sumedang, maka Yudia meminta kepada seluruh jajaran Pemkab Sumedang dan seluruh staekholder, supaya bisa melakukan persiapan dengan matang, sehingga agenda kunjungan Presiden Prabowo ke Sumedang ini bisa berjalan lancar sesuai harapan.
Yudia juga menyebutkan, agenda peresmian PLTA ini merupakan hal penting bagi bangsa dan negara. Sebab bagaimanapun juga kehadiran PLTA tersebut nantinya akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Informasi soal rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Sumedang ini, dibenarkan juga oleh Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Jawa Bagian Tengah Achmad Ismail.
Menurut Achmad, agenda peresmian PLTA Jatigede oleh Presiden RI ini, rencananya akan dilaksanakan di Helipad samping Bendungan Jatigede, Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede.
Achmad menuturkan, proyek PLTA ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. PLTA yang memanfaatkan air Waduk Jatigede ini, akan menghasilkan kapasitas listrik sebesar 110 MW.
“PLTA Jatigede merupakan salah satu proyek strategis nasional, untuk meningkatkan bauran EBT 23 persen pada tahun 2025. Jadi peresmian PLTA Jatigede ini, akan mendukung Nett Zero Emission pada 2060, menjadi pembangkit peaker dan meningkatkan energi baru terbarukan,” tutur Achmad.
(Pewarta: Hani Ismaya)



