PCNU Tingkat Kabupaten Sumedang Gelar Saresehan Pemikiran Dalam Peringatan Harlah ke- 102 Nahdlatul Ulama

304 Views

 

www.media-istana.id

Sumedang Jawa Barat

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumedang, menyelenggarakan acara peringatan Hari Lahir ke-102 Nahdlatul Ulama (NU), dengan tema yang diusung, “Bekerja Bersama untuk Indonesia Maslahat”, bertempat di Gedung Negara, Jum’at (31/01/2025).

 

Ayi Subhan Hafas, S.H.,M.M Ketua Pelaksana juga Sekretaris PCNU Sumedang, menyampaikan bahwa NU memiliki komitmen besar dalam membangun bangsa yang berkeadaban dan berkeadilan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran NU dalam menghadapi tantangan zaman serta memastikan keberlanjutan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang telah diwariskan para pendiri NU,” ujar Ayi Subhan.

 

Pemanfaatan Teknologi di Era Digital: NU Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

 

Dalam memasuki abad ke-2, NU harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penerapan aplikasi berbasis digital untuk mempermudah koordinasi antar pengurus di seluruh Indonesia.

Teknologi digital menjadi alat penting dalam menyebarkan dakwah serta memperkuat struktur organisasi agar lebih efisien dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang

 

Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus PCNU Sumedang atas dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat Serta kontribusinya kepada pemerintah berkomitmen penuh dalam menjaga harmoni kehidupan beragama juga menunjang pembangun daerah.

 

Menurutnya, NU bukan sekadar organisasi keagamaan, tetapi juga pilar utama dalam pembangunan bangsa.

 

“Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk terus mendukung dan bermitra dengan NU dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan berkeadaban,” ungkap Yudia Ramli.

 

Beliau juga berharap Harlah NU ke- 102 dapat menjadi Soko Guru dalam menjembatani aspirasi masyarakat serta menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

 

Tantangan NU di Abad ke-2: Menjaga Nilai Islam dan Kebangsaan

 

Ketua PCNU Sumedang, Idad Istidad, menyoroti bahwa tantangan NU di abad ke-2 berbeda dari masa lalu. Jika satu abad yang lalu tantangan utama NU adalah penjajahan, kini NU menghadapi tantangan dalam menjaga kebangsaan di tengah perkembangan global.

 

“Satu abad lalu, tantangan kita adalah penjajahan. Namun satu abad kemudian, tantangan kita adalah kebangsaan. Oleh karena itu, kita harus tetap berpegang pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta berkontribusi dalam pembangunan nasional,” pungkas Idad Istidad.

 

Hadir di acara tersebut Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli, Sekda kabupaten Sumedang Hj. Tuti Ruswati, Ketua DPRD Sumedang Sidik Japar, para tokoh agama, para akademisi, tokoh masyarakat serta unsur terkait dari pemerintah.

 

(Pewarta: Hani Ismaya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *